SEMUA INGIN KAYA
(Aku Juga)
by : mezzarev
.
Kemarin, Sabtu, 20 September 2008, ya kemarin ini, saya kebetulan di undang Buka Bersama oleh “bekas teman-teman sekantor” di tempat saya dulu bekerja. Senang sekali ketemu mereka. Dengan guyonan-guyonan segar dan ‘gaya anak muda’ mereka. Celoteh sana sini yang sangat menyegarkan, membuat saya kerasan berlama-lama berada bersama mereka. Memang kalau dipikir-pikir, semakin hari sebenarnya perjalanan usia semakin bertambah. Namun kesegaran dari guyonan-guyonan inilah yang membuat saya terasa tak pernah beranjak dari usia muda.
Pernahkah Anda mengalami hal seperti ini ?? Saya yakin semua dari Anda, pembaca, mengalami hal seperti ini, bahkan mungkin lebih sering dibandingkan saya. Mungkin.
Maksud saya cerita ini sebenarnya adalah, kita setiap orang pastilah sangat senang dengan hal-hal yang bersifat menyenangkan. Itu pasti. Siapa sich yang suka dengan hal-hal yang susah ?? Sepertinya kok tidak ada.
Seperti ‘pepatah plesetan anak muda’ waktu dulu yang sering saya dengar, bahkan saya geli sendiri kalo mengingatnya, ‘muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga’. Wah enak bener kehidupan seperti itu. Bisakah ?? Terus terang saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu.
Namun, mari kita telaah bersama-sama.
Seperti telah saya sebutkan di atas, bahwa semua orang pastilah menginginkan hidup senang. Apapun bentuknya. Apa lagi dengan memiliki banyak uang. Setiap orang pasti selalu mengimpi-impikannya. Tetapi masalahnya, bagaimana kita mendapatkannya ?? Jawabnya tentulah berusaha. Ya berusaha.
Kita sudah mengetahui sendiri bahwa di dunia ini banyak sekali orang kaya. Kebanyakan dari mereka, dan sebagian besar adalah kaya dari “usaha”.
‘Usaha’ lebih menjanjikan kepada pelakunya untuk memiliki kebebasan dalam berbagai bidang. Mulai dari materi, finansial, pikiran dan sebagainya, sampai pada langkah gerak dan waktu.
Dengan usaha, kita bisa bergerak dan mengaturnya sesuai dengan keinginan kita. Namun, dalam melakukan usaha ada kebutuhan prinsip yang harus di jalankan, antara lain :
1. Pahami diri kita sendiri. Sebenarnya kalau kita mau menyadari, pada diri kita ini sudah dibekali potensi yang amat luar biasa, bahkan bisa dikatakan “hampir tak terbatas”, dan ini sebenarnya adalah sebuah kekuatan yang luar biasa jika kita bisa memanfaatkan untuk mencapai keinginan kita. Tujuan hidup kita. Semua ini sudah tersedia, hanya tinggal kita menyadarinya dan selanjutnya bergerak untuk memanfaatkannya. Jika tidak ? ya sia-sia saja semua itu. Sudah diberi potensi, bahkan kita tidak pernah memintanya kepada Tuhan, kok malah disia-siakan.. betapa besar dosa kita me-mubadzir-kan potensi ?? Makanya jangan pernah menyalahkan Tuhan ya kalau tidak bisa kaya. Jangan-jangan belum berusaha, malah bilang “sudah takdir”.
2. Riset dan cari informasi. Gunakan setiap media untuk menggali informasi. Temukan ide bisnis yang akan dijalankan. Setiap media pasti mempunyai ciri khas yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan informasi tersebut. Selanjutnya lakukan riset sederhana untuk mengetahui apa trend yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Karena ide bisnis yang telah kita temuan akan sia-sia belaka jika tidak di terima masyarakat.
3. Kreatif dan inovatif. Tampung informasi-informasi yang telah di dapatkan. Olah sesuai hasil riset yang telah dilakukan. Dan selanjutnya lakukan kreasi sesuai kebutuhan masyarakat. Namun harus ingat bahwa, masyarakat selalu mengalami perkembangan, mengalami perubahan dan mengalami kemajuan. Lakukan inovasi-inovasi terhadap produk usaha kita agar selalu di terima di kalangan masyarakat luas. Cari cara alternatif untuk menyesuaikan produk kita dengan kemajuan jaman dan tuntutan masyarakat.
4. Kerja keras dan pantang menyerah. Ini sebenarnya adalah ‘teori lama’. Setiap orang yang ingin mencapai cita-cita diharuskan untuk melakukan kerja keras. Ya, sejak Sekolah Dasar dulu saya juga sudah di ajak oleh Bu Guru untuk kerja keras dengan kata-kata ‘belajar yang rajin’. Artinya, harus melakukan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita, menjadi kaya.
Setiap ‘perjalanan’ menggerakkan usaha, pastilah akan menemui banyak permasalahan. Semakin hari, permasalahan yang muncul biasanya akan semakin banyak sesuai dengan perkembangan usaha kita. Semakin besar usaha kita, permasalahan yang muncul juga semakin banyak pula. Ingatlah “kesulitan dan bencana itu sebenarnya adalah membentuk kita menjadi dewasa” ?
Kerja keras ini harus berlangsung terus menerus secara konsisten. Semakin hari, dengan semakin banyaknya permasalahan, jiwa kerja keras ini haruslah dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Memang kadangkala pada diri kita sebagai manusia akan muncul rasa jenuh terhadap usaha yang kita kerjakan, namun hal ini tidak boleh menyurutkan langkah kita untuk tetap kerja keras dan pantang menyerah. Salah satu cara untuk mempertahankan sikap kerja keras dan pantang menyerah ini adalah rasa cinta kita terhadap usaha / pekerjaan kita. Maka dari itu, menurut saya, wajib hukumnya untuk menumbuh kembangkan cinta kita kepada usaha dan pekerjaan kita demi mencapai tujuan yang kita cita-citakan, sukses menjadi kaya.
5. Disiplin. Dalam usaha, kita harus tetapkan gerak langkah sampai tujuan. Siapkan rancangan dan penjadwalan secara rinci. Jalankan ketetapan-ketetapan kita dengan konsekuen dan konsisten secara penuh. Termasuk dalam penggunakan waktu. Gunakan waktu-waktu dengan seefektif dan seefisien mungkin. Juga yang sangat penting, sadari bahwa ketetapan ini harus sesuai dengan perkembangan usaha. Namun demikian, harus selalu fokus terhadap kemajuan usaha ini.
6. Pandang kedepan. Sebagai pengusaha kita diharuskan untuk selalu memandang kedepan. Artinya, kita harus bisa memprediksi perkembangan usaha dimasa mendatang. Tren apa yang kira-kira berkembang di masyarakat nantinya. Bagaimana kita akan mengolah tren yang berkembang itu, sehingga dapat menyulapnya menjadi potensi pengembangan usaha kita.
7. Enjoy. Setiap pekerjaan, lakukan dengan enjoy, kita menikmatinya. Hal ini bisa kita lakukan jika kita sangat mencintai pekerjaan. Jika kita mencintainya, maka kita akan mencurahkan semua tenaga dan pikiran demi terwujudnya hasil yang (paling) baik untuk usaha kita. Dengan kata lain, jika kita enjoy maka kita akan termotivasi untuk selalu lebih giat dalam menjalankan usaha. Dorongan semangat akan selalu muncul dari dalam diri kita untuk selalu bekerja dengan giat.. dan semakin giat…
Nah, selanjutnya, apa kita sudah siap mulai ??
Atau masih mau kasih komentar ??? Silakan !!!
Informasi kemajuan kita ?? ~~~~>>>

